Warga binaan Lapas Kelas IIA Curup memanen sayuran dari lahan pertanian yang dikelola di dalam lingkungan lapas. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pertanian terpadu yang menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian.

Lahan pertanian tersebut ditanami berbagai jenis sayuran, antara lain kangkung, bayam, dan cabai. Warga binaan yang terlibat dalam program ini belajar mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga pemanenan.

Hasil panen sebagian dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur lapas, sementara sebagian lainnya dijual kepada masyarakat sekitar. Hasil penjualan dikelola sesuai ketentuan yang berlaku dan menjadi bagian dari pembinaan kemandirian.

Jajaran lapas menyampaikan bahwa program pertanian ini mengajarkan ketekunan dan tanggung jawab. Warga binaan yang terlibat diharapkan memahami nilai kerja keras serta mampu mengelola usaha pertanian sederhana setelah bebas.

Ke depan, program pertanian terpadu akan diperluas dengan menambah jenis tanaman dan memperkenalkan teknik pertanian yang lebih modern. Lapas juga membuka peluang kerja sama dengan penyuluh pertanian setempat untuk meningkatkan hasil panen.